
Jatinangor, multicampus.itb.ac.id – Institut Teknologi Bandung (ITB) resmi memberangkatkan 57 kelompok mahasiswa untuk mengikuti Program Ekspedisi Patriot yang digagas oleh Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia. Pelepasan ini berlangsung pada Sabtu (23/08/2025) di Gedung Aula Barat, ITB Kampus Ganesha, dan secara langsung dilepas oleh Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T.
Dalam sambutannya, Rektor ITB menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam kontribusi nyata bagi bangsa.
“Ini adalah pengalaman berharga sekali seumur hidup, sebagai bentuk kontribusi kepada negara,” ungkapnya.
Ketua Pelaksana Ekspedisi Patriot ITB, Prof. Dr. Sri Maryati, S.T., M.I.P., menjelaskan bahwa sebanyak 57 kelompok tersebut nantinya akan ditempatkan di 33 kawasan yang tersebar di 17 provinsi di Indonesia.
Program Ekspedisi Patriot merupakan bentuk pengabdian multidisiplin yang menggabungkan riset, teknologi, dan pemberdayaan masyarakat. Lewat program ini, peserta akan fokus pada penguatan kapabilitas daerah, peningkatan literasi masyarakat, penerapan teknologi tepat guna, serta pengembangan potensi lokal. Dengan pendekatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mandiri dan sejahtera.
Pelepasan Nasional oleh Menteri Transmigrasi
Sehari setelah pelepasan di Kampus ITB Ganesha, seluruh peserta mengikuti acara pelepasan tingkat nasional yang dipusatkan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Acara ini dipimpin langsung oleh Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, dan turut dihadiri oleh Ketua Pelaksana Ekspedisi Patriot ITB, Prof. Dr. Sri Maryati, beserta tim dari Direktorat Eksekutif Multi Kampus ITB.
Suasana pelepasan berlangsung lancar dan penuh semangat. Setelah diberangkatkan, peserta akan mendapatkan berbagai fasilitas pendukung seperti uang saku, tempat tinggal, konsumsi tiga kali sehari, serta konversi setara tiga hingga empat mata kuliah.
Dengan skema ini, partisipasi mahasiswa tidak hanya berdampak positif bagi masyarakat, tetapi juga memberikan nilai tambah akademik bagi peserta. Program ini diharapkan menjadi wadah bagi generasi muda untuk menginspirasi perubahan, memberdayakan desa, dan membangun Indonesia.