Pengembangan Multi Kampus merupakan salah satu langkah strategis Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, serta kebutuhan pembangunan nasional. Melalui penyelenggaraan pendidikan di ITB Kampus Jatinangor, ITB Kampus Cirebon, dan ITB Kampus Jakarta, ITB mengembangkan ekosistem akademik yang terintegrasi dengan karakteristik dan keunggulan masing-masing kampus.
Penyelenggaraan Multi Kampus berada di bawah koordinasi Direktorat Eksekutif Multi Kampus (DEMK) ITB. Direktorat ini mengoordinasikan berbagai aspek penyelenggaraan kampus, meliputi layanan akademik, kemahasiswaan, sumber daya, sarana dan prasarana, hubungan masyarakat, serta kerja sama, sehingga mendukung terlaksananya kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat secara terpadu.
Masing-masing kampus dikembangkan sesuai dengan potensi dan karakteristik wilayahnya. ITB Kampus Jatinangor menjadi pusat penyelenggaraan berbagai program pendidikan dan pengembangan riset lintas disiplin. ITB Kampus Cirebon mendukung pengembangan pendidikan dan penelitian yang berkaitan dengan potensi wilayah dan industri. Sementara itu, ITB Kampus Jakarta berfokus pada penyelenggaraan pendidikan pascasarjana serta penguatan kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, dan industri.
Sebagai bagian dari Institut Teknologi Bandung, seluruh kegiatan akademik di lingkungan Multi Kampus mengacu pada sistem akademik, standar mutu, dan tata kelola yang berlaku di ITB. Penyelenggaraan pendidikan didukung oleh kolaborasi antarfakultas dan sekolah, pemanfaatan sumber daya bersama, serta pengembangan lingkungan akademik yang terintegrasi di ketiga kampus.


