BANDUNG, multikampus.itb.ac.id – Institut Teknologi Bandung menyatakan kesiapan penuh dalam menyelenggarakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026. Hingga penutupan pendaftaran pada 7 April 2026, tercatat sebanyak 18.653 calon peserta akan mengikuti ujian di Pusat UTBK ITB, mendekati kapasitas maksimal sebesar 19.004 peserta.
Koordinator Pelaksana UTBK ITB 2026, Achmad Rochliadi, M.S., Ph.D., mengungkapkan bahwa jumlah peserta tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 17.912 peserta.
“Tidak ada dampak dari perubahan mekanisme pemilihan lokasi ujian. Seluruh ruang ujian di Pusat UTBK ITB sudah dipersiapkan untuk terisi penuh sesuai kapasitas,” ujar Achmad.
Terkait teknis pelaksanaan, lokasi ujian akan diumumkan oleh Tim Pelaksana SNPMB 2026 pada 11–15 April 2026. Peserta dapat melihat lokasi ujian saat mengunduh kartu peserta UTBK-SNBT yang mulai tersedia pada 11 April pukul 15.00 WIB.
UTBK di ITB akan dilaksanakan pada 21 hingga 30 April 2026, dengan total 20 sesi ujian. Setiap sesi didukung oleh 1.006 unit komputer yang tersebar di 30 ruang ujian. Sebanyak 21 ruangan berada di Kampus ITB Ganesha, sementara 9 ruangan lainnya berada di lokasi mitra, yakni SMAN 3 dan SMAN 5 Bandung.
Ia memastikan seluruh persiapan telah dilakukan dengan baik. “Hasil uji coba menunjukkan semua berjalan sesuai rencana. Insya Allah Pusat UTBK ITB siap melayani peserta dalam mengikuti ujian,” katanya.
Guna mendukung kelancaran pelaksanaan, Pusat UTBK ITB juga merekrut 981 pengawas.
Ia pun mengimbau peserta untuk mempersiapkan diri secara optimal, mulai dari menjaga kesehatan, memastikan lokasi ujian sehari sebelum pelaksanaan, hingga datang lebih awal dengan membawa dokumen yang diperlukan. Selain itu, peserta disarankan menggunakan transportasi umum mengingat keterbatasan lahan parkir di sekitar lokasi ujian.
Peserta juga diharapkan tidak menghiraukan pihak-pihak yang menawarkan perlengkapan ujian di sekitar lokasi, karena tidak diperlukan,” tambahnya.
Secara umum, pelaksanaan UTBK 2026 tidak mengalami perubahan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya, kecuali pada mekanisme penentuan lokasi ujian yang kini ditetapkan langsung oleh Tim SNPMB.

