SUMEDANG, itb.ac.id — Tim dosen dan mahasiswa Program Studi Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Institut Teknologi Bandung (ITB), berkolaborasi dengan Departemen Kimia FMIPA Universitas Padjadjaran (Unpad) dan Himpunan Kimia Indonesia (HKI) Cabang Jawa Barat-Banten, menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan kompetensi guru dan memperkenalkan pembelajaran kimia yang lebih aplikatif kepada siswa di Kabupaten Sumedang.
Kegiatan yang berlangsung di SMAN 1 Sumedang, 18 Agustus 2026, tersebut diikuti 40 guru Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kimia serta 50 siswa SMA/SMK/MA sederajat dari berbagai sekolah di Kabupaten Sumedang.
Para guru mendapatkan sejumlah materi terkait pengembangan bahan ajar dan pembelajaran kimia. Tim Kimia FMIPA ITB, yakni Dr. Dikhi Firmansyah, M.Si., dari Kelompok Keilmuan Kimia Organik dan Dr. Muhammad Yudhistira Azis, M.Si., dari Kelompok Keilmuan Kimia Analitik, memberikan pelatihan mengenai penyusunan modul percobaan, proposal penelitian, penanganan bahan kimia dan limbah laboratorium, serta pemanfaatan kimia komputasi dalam pembelajaran.
Sementara itu, tim dari Kimia FMIPA Unpad memberikan pelatihan pengembangan bahan ajar yang berkaitan dengan konsep kimia anorganik.
Tidak hanya menyasar guru, kegiatan tersebut juga memberikan pengalaman belajar langsung kepada siswa. Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Kimia “AMISCA” ITB mendampingi siswa menggunakan aplikasi Avogadro dan ChemSketch untuk mempelajari struktur molekul, ikatan kimia, kepolaran, serta menggambarkan desain percobaan dan reaksi kimia.
Siswa juga mengikuti percobaan kimia aplikatif, salah satunya analisis zat warna menggunakan metode kolorimetri. Selain itu, mereka diperkenalkan pada kemampuan adsorpsi sejumlah material yang mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti karbon, kopi, dan tepung maizena.
Ketua MGMP Kimia Kabupaten Sumedang, Cecep Jaenudin, S.T., M.Pd., mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan guru sekolah dapat membantu memperkaya wawasan serta memperkecil kesenjangan perkembangan pembelajaran kimia antara pendidikan tinggi dan sekolah menengah.
Kepala SMAN 1 Sumedang, Titin Suryati Sukmadewi, S.Si., M.Pd., berharap pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan tersebut dapat mendorong kreativitas guru dan siswa dalam pembelajaran kimia serta dibagikan kepada lingkungan sekolah masing-masing.
Ketua HKI Cabang Jawa Barat-Banten, Dr. Muhammad Yudhistira Azis, M.Si., mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu ruang bagi akademisi untuk mendapatkan masukan langsung mengenai berbagai tantangan pembelajaran kimia di sekolah sekaligus mencari solusi bersama.
Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan sekolah serta mendorong pembelajaran kimia yang lebih menarik, aplikatif, dan relevan bagi guru maupun siswa di Kabupaten Sumedang.
Kegiatan tersebut turut mendapat dukungan dari FMIPA ITB, Ikatan Alumni Kimia ITB (IAKI), Alumni Kimia ITB Angkatan 1992, dan Himpunan Kimia Indonesia.
Untuk kegiatan selengkapnya, bisa diakses melalui tautan video berikut ini.



