DEMK

BANDUNG, multikampus.itb.ac.id — Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui Sekolah Pascasarjana Ilmu dan Teknologi Multidisiplin (SPITM) menyelenggarakan “Workshop Peningkatan Kompetensi Penulisan Karya Ilmiah bagi Mahasiswa” di ITB Kampus Ganesha, Rabu (14/1/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 160 mahasiswa, baik dari ITB maupun perguruan tinggi lain.

Ketua panitia kegiatan, Triati Dewi Kencana Wungu, S.Si., M.T., Ph.D., menjelaskan bahwa workshop ini merupakan salah satu bentuk respons ITB dalam upaya meningkatkan kualitas karya ilmiah mahasiswa.

Ia menyampaikan dalam kegiatan yang bekerja sama dengan GEM ini, peserta didominasi mahasiswa jenjang magister (S2) dan doktor (S3). Namun demikian, kegiatan ini juga diikuti mahasiswa sarjana (S1) serta mahasiswa jenjang profesi. Menurutnya, kebutuhan penguatan kompetensi penulisan karya ilmiah sangat penting, khususnya bagi mahasiswa pascasarjana, sekaligus perlu dikenalkan sejak dini kepada mahasiswa sarjana.

“Penguatan kemampuan penulisan karya ilmiah sangat diperlukan bagi mahasiswa pascasarjana. Di sisi lain, mahasiswa sarjana juga perlu dibekali sedini mungkin. Oleh karena itu, workshop ini dirancang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dilengkapi dengan pelatihan langsung terkait penyusunan naskah karya tulis ilmiah,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, peserta dibimbing untuk memahami struktur dasar karya tulis ilmiah, mulai dari perumusan latar belakang dan tujuan penelitian, penyusunan metode yang jelas, strategi penyajian hasil dan pembahasan, hingga berbagai kiat untuk mengoptimalkan luaran riset.

Sementara itu, Dekan SPITM ITB, Prof. Ir. Wahyu Srigutomo, S.Si., M.Si., Ph.D., mengatakan, kegiatan yang diikuti mahasiswa ITB dan perguruan tinggi lain ini, dengan berbagai latar belakang keilmuannya, merupakan kesempatan emas untuk memperluas wawasan, membangun jejaring akademik, saling bertukar pengalaman dalam menghasilkan karya tulis ilmiah yang berkualitas dan berintegritas.

“Kemampuan menulis karya ilmiah yang baik, sistematis, dan beretika merupakan kompetensi fundamental yang harus dimiliki oleh setiap mahasiswa. Karya ilmiah tidak hanya menjadi bagian dari proses akademik, tapi juga merupakan sarana dalam pengembangan pengetahuan dan teknologi,” ujarnya.

Ia mengatakan, melalui kegiatan ini, SPITM ITB berkomitmen untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman yang komprehensif mengenai kaidah penulisan ilmiah, strategi publikasi, serta pentingnya menjaga integritas dan etika penelitian.

Adapun Direktur Riset dan Inovasi ITB, Prof. Dr. Elfahmi, S.Si., M.Si., mengatakan, kegiatan ini sangat baik untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dan ekosistem riset. Ia berharap dari kegiatan ini produktivitas karya tulis ilmiah meningkat dan memberikan dampak nyata. “Semoga publikasi ini tidak hanya berhenti di ‘publikasi’, tetapi berkualitas dan akan berdampak bagi masyarakat,” tuturnya.

Melalui workshop ini, ITB berupaya mendorong penguatan kompetensi penulisan ilmiah sebagai bagian penting dalam pengembangan kapasitas akademik mahasiswa. Kegiatan ini juga menjadi wadah pembelajaran bagi mahasiswa lintas institusi untuk memperdalam pemahaman mengenai penulisan karya ilmiah yang baik dan berintegritas.